
Uang tunai milik gereja tentu akan lebih baik apabila disimpan di Bank. Namun untuk nama rekeningnya apakah sebaiknya menggunakan nama Gereja atau nama pribadi seperti Pendeta, Ketua Majelis/Pengurus Gereja, atau Bendahara?
Mengapa Gereja Perlu Menyimpan Uang di Bank?
- Keamanan: Menyimpan uang tunai dalam jumlah besar berisiko tinggi - bisa dicuri, hilang, atau rusak karena bencana seperti kebakaran. Bank menawarkan tempat yang aman. Bendahara tidak perlu repot memikirkan apakah uang yang dibawa aman atau tidak
- Kemudahan: Gereja dapat menerima sumbangan atau persembahan melalui transfer, tanpa mengharuskan jemaat datang gereja dan menyerahkan uang tunai
- Tabungan: Sesuai fungsi utama menyimpan uang di Bank sebagai tabungan maka hal ini akan membantu gereja dalam mengelola uang yang dipergunakan untuk kebutuhan tertentu. Misal tabungan pemanggilan pendeta.
Jadi, bank bukan sekadar tempat menyimpan uang, tapi juga alat untuk mengelola keuangan dengan bijak dan aman.
Rekening Atas Nama Gereja atau Pribadi?
Lalu sekarang kalau hendak membuka rekening untuk Gereja sebaiknya menggunakan nama Gereja atau nama pribadi seperti: Pendeta, Ketua Majelis / Pengurus, atau Bendahara Gereja. Berikut keuntungan dan kerugian setiap opsi
Rekening Atas Nama Gereja
-
Keuntungan:
- Legalitas: Legalitas jelas karena status rekening atas nama gereja atau milik organisasi
- Profesional: Meningkatkan citra profesional dan kepercayaan bagi jemaat atau mitra pendukung yang ingin memberikan persembahan. Instansi pemerintah atau beberapa lembaga lain mensyaratkan rekening atas nama gereja untuk menerima bantuan
- Akuntabilitas: Banyak orang bisa ditunjuk sebagai pengelola rekening, mengurangi risiko penyalahgunaan.
- Kepatuhan Pajak: Mempermudah bagi gereja yang ingin memiliki NPWP
-
Kerugian:
- Syarat yang lebih banyak: Biasanya beberapa bank meminta akta pendirian gereja, SK Kepengurusan, KTP Pengurus, stempel gereja, dan persyaratan lainnya.
- Transaksi tidak bisa dengan cepat: Sebagian bank mensyaratkan bahwa pengurus yang namanya tercatat saat pendaftaranlah yang dapat melakukan transaksi baik pengambilan atau penarikan.
Rekening Atas Nama Pribadi
-
Keuntungan:
- Persyaratan Mudah: Hanya perlu KTP atau identitas pribadi, prosesnya cepat dan sederhana.
- Transaksi Cepat: Cukup tanda tangan pemilik rekening, bisa juga lewat ATM
-
Kerugian:
- Kurang Transparan: Uang gereja bercampur dengan keuangan pribadi, sulit dilacak, dan bisa menimbulkan kecurigaan.
- Risiko Penyalahgunaan: Jika pengelola tidak jujur, dana gereja bisa disalahgunakan tanpa pengawasan.
- Masalah Hukum: Bercampurnya dana pribadi dan gereja bisa memicu masalah pajak atau sengketa hukum.
- Kepercayaan Jemaat Turun: Jemaat mungkin ragu menyumbang kalau tahu uangnya masuk ke rekening pribadi.
Tabel Perbandingan: Nama Rekening
| Aspek | Atas Nama Gereja | Atas Nama Pribadi |
|---|---|---|
| Legalitas | Jelas | Ambigu |
| Audit | Mudah | Susah |
| Proses Administrasi | Rumit (dokumen banyak) | Cepat (foto + KTP) |
| Risiko Hukum | Rendah | Tinggi (tanggung jawab) |
| Citra Profesional | Tinggi | Rendah |
Walaupun pembuatan dan proses transaksi lebih rumit namun rekening atas nama Gereja lebih unggul dari sisi kepercayaan, keamanan dan profesional.
Syarat Membuka Rekening atas Nama Gereja
- Akta Pendirian atau Badan Hukum Gereja, bisa juga semacam surat keterangan dari Sinode atau Gereja induk yang menerangkan bahwa Gereja tersebut adalah anggota sinode atau di bawah naungan gereja induk
- SK Pengurus Gereja: Bisa dibuat oleh gereja yang akan memiliki rekening
- KTP Pengurus: Minimal 2 orang pengurus
- NPWP Gereja, atau NPWP Pengurus
Untuk lebih jelas dapat menanyakan ke bank yang akan dituju. Dan disarankan untuk menggunakan Bank yang sudah besar atau skala nasional. Hal ini akan sangat menolong apabila ada organisasi / perorangan yang ingin membantu dengan jalan transfer namun bank-nya berbeda. Beberapa bank ada yang tidak bisa menerima transfer dan bank lain. Jadi sebaiknya pilih bank yang sudah besar baik bank nasional atau swasta.
Menggunakan nama pribadi atau gereja untuk rekening gereja bukan hanya sekadar urusan mudah / praktis. Membuka rekening atas nama gereja memerlukan usaha lebih saat membukanya, tapi manfaatnya jauh lebih besar: transparansi, keamanan, dan kepercayaan jemaat. Dengan memilih bank yang tepat dan mengelola keuangan dengan baik, gereja Anda bisa fokus pada misinya tanpa khawatir soal uang.