Taman Bacaan Anak - Sebuah Mimpi

Dear friends,

Jumat siang ini, dalam kesendirian.. saya memikirkan beberapa hal… boleh dibilang bahwa saya sedang melamun… atau apalah disebut mimpi siang bolong… yang jelas siang ini saya mensyukuri banyak hal, salah satunya adalah rekan-rekan yang selama ini berada disisi berjuang baik secara langsung atau tidak langsung untuk memuliakan TUHAN melalui apa yang TUHAN berikan kepada kita… secara khusus adalah di Cross Project Ministry…

Namun diantara lamunan saya, saya terpikirkan mimpi-mimpi yang lain… salah satunya yang terpikir adalah tentang Perpustakaan Umum, sebuah taman bacaan anak yang bisa diakses oleh siapa saja. Semuanya berawal dari cerita tentang Nur (bagi teman-teman GKY Sunter pasti sudah kenal denga dia)(hmm… ayo Von, publish tulisanmu)…, dia adalah seorang pembantu rumah tangga yang diajak mengenal TUHAN oleh ibu Ruth. Walaupun hanya pembantu rumah tangga, namun kami tahu bahwa dia memiliki kelebihan-kelebihan yang bahkan kita belum tentu punya. Yaitu Sikap Kritis dia, dari awal dia mengenal Kristus, kesaksian-kesaksian dia di Komisi Pemuda (kayaknya hanya dia yg berani bersaksi di komisi pemuda dengan segitu lantangnya menyuarakan “kekecewaannya” terhadap struktur sosial di RT sunter) dan pertobatannya…. sungguh luar biasa, terakhir kita mendengar dia rindu pelayanan misi dan sekarang sudah menyelesaikan pendidikan misi dan ditempatkan di daerah yogya. Dimana salah satu pelayanannya adalah membuka Taman Bacaan Anak yang menjadi berkat di daerah sana….
Read more »

Wa Habibi, Good Friday Hymn sung by Fairouz

This is one of two official Catholic hymns adopted from the 20th century. This new Good Friday hymn is sung by the Lebanese singer Fairuz. I have set this song to the Fourteen Stations of the Cross.

Arabic Lyrics:
وا حبيبي وا حبيبي أي حال أنت فيه
من رآك فشجاك أنت أنت المفتدي
يا حبيبي أي ذنب حمل العدل بنيه
فأزادوك جراحاً ليس فيها من شفاء
حين في البستان ليلاً سجد الفادي الإلة
كانت الدنيا تصلي للذي أغنى الصلاة
شجر الزيتون يبكي و تناديه الشفاء
يا حبيبي كيف تمضي أترى ضاع الوفاء

English Translation:
My Love, My Love
What has befallen you?
Who saw you and grieved for you,
You who are righteous?
My Love, what is the sin of our times and our children?
These wounds have no cure.

Kemiskinan dan Agama

“Menurut Din, ada satu pandangan menarik dari pangeran yang bergelar Prince of Wales itu. “Pangeran Charles menegaskan bahwa nilai-nilai kebijaksanaan tradisional (traditional wisdom) agama-agama di dunia dapat membantu mengatasi musuh bersama dunia, seperti kemiskinan dan
keterbelakangan,” ujar Din.”

Source : http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/01/1803027/pangeran.charles..agama.dapat.atasi.kemiskinan

Baru-baru ini membaca artikel yang mengemukakan pendapat pangeran Charles dalam kunjungannya ke Indonesia. Mungkinkah ke agama dapat mengatasi kemiskinan? Menurut saya sangatlah mungkin. Saya ada di pihak pangeran Charles, dan untuk itu kami mencoba berjuang melalui Cross Project Ministry untuk mewujudkan hal tersebut.

Berikut ini saya mendapat sebuah forwardan… lalu coba di check kebenarannya pada paman Google, semoga dapat terus menginspirasikan kita sebagai Kristen yang berkarya dan bukan menjadi seorang Kristen yang selalu menyalahkan dunia! Seakan-akan TUHAN tidak bekerja di dunia ini, satu-satunya alasan kita tidak melihat perubahan adalah karena kita tidak mau mendengar perintah Dia dan bukan karena DIA tidak bekerja…. dan perintahnya adalah :

Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.

(Mat 25:44-45) Read more »

Fairouz the Jewel of Arab

Entirely dressed in black, Fairouz, the legendary Lebanese singer, kneels with great humility before the altar and the crucifix upon which our Lord Jesus Christ was nailed and unleashes her impeccable voice as she sings in exaltation: “Today, He was hung on a piece of wood, The Man who hung the world above water…. We kneel before your Passion o’ Christ….We kneel before your Passion o’ Christ.” The year was 1965, and the place, a church in Beirut, Lebanon.

Mengapa begini TUHAN?

Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati. Siapa yang menakar air laut dengan lekuk tangannya dan mengukur langit dengan jengkal, menyukat debu tanah dengan takaran, menimbang gunung-gunung dengan dacing, atau bukit-bukit dengan neraca? Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat? Kepada siapa TUHAN meminta nasihat untuk mendapat pengertian, dan siapa yang mengajar TUHAN untuk menjalankan keadilan, atau siapa mengajar Dia pengetahuan dan memberi Dia petunjuk supaya Ia bertindak dengan pengertian? Sesungguhnya, bangsa-bangsa adalah seperti setitik air dalam timba dan dianggap seperti sebutir debu pada neraca. Sesungguhnya, pulau-pulau tidak lebih dari abu halus beratnya. Libanon tidak mencukupi bagi kayu api dan margasatwanya tidak mencukupi bagi korban bakaran. Segala bangsa seperti tidak ada di hadapan-Nya mereka dianggap-Nya hampa dan sia-sia saja. Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia? Patungkah? Tukang besi menuangnya, dan pandai emas melapisinya dengan emas, membuat rantai-rantai perak untuknya. Orang yang mendirikan arca, memilih kayu yang tidak lekas busuk, mencari tukang yang ahli untuk menegakkan patung yang tidak lekas goyang. Tidakkah kamu tahu? Tidakkah kamu dengar? Tidakkah diberitahukan kepadamu dari mulanya? Tidakkah kamu mengerti dari sejak dasar bumi diletakkan? Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain dan memasangnya seperti kemah kediaman! Dia yang membuat pembesar-pembesar menjadi tidak ada dan yang menjadikan hakim-hakim dunia sia-sia saja! Baru saja mereka ditanam, baru saja mereka ditaburkan, baru saja cangkok mereka berakar di dalam tanah, sudah juga Ia meniup kepada mereka, sehingga mereka kering dan diterbangkan oleh badai seperti jerami. Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia? firman Yang Mahakudus. Arahkanlah matamu ke langit dan lihatlah: siapa yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya? Satupun tiada yang tak hadir, oleh sebab Ia maha kuasa dan maha kuat. Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: “Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?” Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

(Isa 40:10-31)

 

Janji yang terakhir yang aku pegang… TUHAN… ajar aku untuk menanti-natikan TUHAN!

Quotes of the days!

Dari seorang temans, dan sebuah pertanyaan, apakah aku sudah menjadi seorang murid Kristus, seorang Kristen.

 A Christian is one that believes things his reason cannot comprehend, and hopes for things which neither he nor any man alive ever saw.  He believes Three to be One and One to be Three; a Father not to be older than His Son, and the Son to be equal with His Father.  He believes himself to be precious in God’s sight, and yet loathes himself in his own.  He dares not justify himself even in those things wherein he can find no fault with himself, and yet believes that God accepts him in those services wherein he is able to find many faults.  He is so ashamed that he dares not open his mouth before the Lord, yet comes with boldness to God, and asks him anything he needs.  He hath within him both flesh and spirit, and yet he is not doubleminded; he is often led captive by the law of sin, yet in never gets dominion over him.  He cannot sin, yet can do nothing without sin.  He is so humble as to acknowledge himself to deserve nothing but evil, and yet he believes that God means him all good.

 
 

Frances Bacon 

Cross Project Ministry


Thanks to Rian & co

Do you want Happiness ?

Nice illustrations, but I prefer married J (jokes)

Saya mau mati untuk anda…

Perhatikan bacaan dibawah ini…. Kata-katanya sungguh luar biasa…. Beritahu saya siapa yang mau mati untuk orang bersalah dan berdosa… Jikalau anda tak menemukan siapa orangnya…. Beri saya waktu untuk menceritakan kabar baik buat anda!

 

 

“Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar–tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati–.

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.”

 

 

9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

11 Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu.

12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.


 

The Giving Kind

“Blessed be he of the LORD, who has not forsaken His kindness to the living and the dead!” – Ruth 2:20

Read : Ruth 2

At one end of the truck terminal where H.H. Lee worked years ago was a coal company. Nearby were a railroad, and each day several freight trains passed by. Lee often noticed that the owner of the company, who was a Christian, threw chunks of coal over the fence at various places along the track. One day he asked the man why he did this.

The man replied, “An elderly woman lives across the street, and I know that her pension is inadequate to buy enough coal. After the trains go by, she walks along and picks up the pieces she thinks have fallen from the coal car behind the engine. She doesn’t realize that diesels have replaced steam locomotives. I don’t want to disappoint her, so I just throw some pieces over the fence.”

That’s Christianity in action! The book of Ruth vividly portrays this principle of giving. When Boaz saw Ruth gathering grain behind the reapers I n his field, he commanded them to leave some handfuls of grain for her. To her, this was a blessing from the LORD.

In the same way, the people whose lives we touch need to experience God’s love through our compassion and generosity. That’s why we should ask God to make us aware of opportunities to show kindness. – Henry Bosch

Do a deed of simple kindness;

Though its end you may not see

It will reach like widening ripples

Down a long eternity – Anon.

 

Kindness is the oil that makes the friction out of life

Taken from, Our Daily Bread, April 23 Monday

Next Page »