In Memoriam of Faizal Riza (Makassar, 24 Mei 1979 - Makassar, 31 Oktober 2008)
”Semua orang sibuk berkata-kata tanpa peduli apakah ada orang lain yang mendengarnya. Bahkan mereka juga tidak peduli dengan kata-katanya sendiri. Sebuah dunia yang sudah kelebihan kata-kata tanpa makna. Kata-kata sudah luber dan tidak dibutuhkan lagi. Setiap kata bisa diganti artinya. Setiap arti bisa diubah maknanya.”(Faizal Riza) continue…
Tumpukan buku di atas mejaku
Nyala komputer di sampingku
Buku-buku juga cinta melulu
Bosan bosan bosan
Kunyalakan tivi di hadapanku
Kudengar pidato menteriku
Perbaikan ekonomi untuk negeriku
Bohong bohong bohong
Terdesak kita terdesak
Tertindas di negeri sendiri
Dua pilihan harus kita hadapi
Reformasi atau Revolusi
Lirik dan syair oleh Astronomi 97 [Iyam, Umar,Ichal] dibuat tahun 1998
Demi Tuhan Bangsa Dan Almamater
Bergema di dalam hatiku
Demi Tuhan Bangsa dan Almamater
Bergema di dalam hatiku
Kucinta rakyatku kucinta negeriku kucinta tanah airku
Kucinta rakyatku kucinta negeriku kucinta tanah airku
Bergerak kita bergerak
Satukan tekad satukan langkah
Hentak kaki kita bergerak
Semangat juang wujudkan cita
Demi Tuhan Bangsa dan Almamater
Tahun 2005 untuk pertama kalinya saya menampilkan poster paper di dalam konferensi. Saat itu saya dan beberapa rekan membuat poster paper tentang majalah Centaurus yang sedang kami rencanakan saat itu. Walau hanya 2 hari menampilkan poster tersebut di APRIM 2005, saya cukup terkesan dengan desain yang dibuat Agung. Menarik dan terstruktur.
Tahun 2006 saat mengikuti ICMNS,untuk pertama kalinya saya harus membuat sendiri desain poster saya. Yang terpikir tentu harus menarik. Nyari di internet yang didapat hanya template standar yang kaku dan memang sangat ilmiah untuk sebuah ajang ilmiah yang diperuntukan untuk dibuat di Microsoft power point. Menarik memang, namun entah kenapa saya tidak nyaman melihat bentuk yang lebih mirip paper yang diperbesar dalam ukuran A0 itu. Akhirnya saya putuskan untuk bereksperimen sendiri untuk membuat poster tersebut. Dengan mempertimbangkan kualitas cetak dan layar yang berbeda maka saya memutuskan menggunakan corel. Hasilnya memang masih banyak kekurangan namun saya menikmati saat membuat poster tersebut. continue…
Dua tahun lalu, saya turut mengisi The International Conference on Mathematics and Natural Sciences (ICMNS) 2006 dengan mengajukan poster paper yang merupakan hasil awal dari riset saya untuk pemodelan sistem keplanetan menggunakan ACRETE milik Dole yang dibuat pada tahun 1970. Pemodelan tersebut dilandaskan pada model akresi sebagai model pembentukan dari Tata Surya. continue…
Three, two, one………….hurray the rocket launch.
Those are happy voices from visitors in Water Rocket session at Science Aeronautics Festivals last week in Indonesia Institute of Aeronautics and Space (LAPAN), Haurngombong Village, Tanjung, Sari, Sumedang. LAPAN hold thie festival to participate in World Space Week. In this festival LAPAN also colaborate with langitselatan and Universe Awareness for young children (UNAWE). continue…
Sore itu… sore yang sama.. di tepi pantai yang sama aku menatap keindahan horizon langit di kala senja dengan tatapan kosong. Sakit rasanya.. tapi aku masih terus bertanya kenapa bisa terjadi? Apa salahku? Rasanya aku hanya ingin menikmati cinta masa mudaku. Tapi mengapa harus berakhir seperti ini? Pertanyaan itu terus menggema, merasuk sukma tanpa kupahami….
Kami bertemu di sebuah konferensi bergengsi. Dia tidak tampan namun kehangatannya mampu memecah kebekuanku dan membawaku pada keceriaan yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Sejak hari pertemuan itu ia tak hanya sering mengajaku keluar .. ia juga meghujaniku dengan kata-kata indah dan ah.. ribuan hadiah yang tak ternilai. Ia tau bagaimana membuatku tersanjung.. tak hanya itu.. dia selalu ada kala kubutuhkan. continue…
Pernahkah anda merasa dilecehkan? Mungkin dalam kehidupan setiap perempuan ada saat dimana dia merasa tak dihargai dan dilecehkan. Hari ini saya bertemu beberapa orang saat sedang mencari angkot. Disuitin? Ah itu mah biasa kali kalau anda hidup d Indonesia ini. Yang terjadi pria-pria itu malah menggoda dan mengeluarkan kata-kata yang sangat tidak pantas. Kesal? Jelas iya.
Walau demikian yang terpikir malah, apa mereka ga pernah melihat perempuan? Tiba-tiba saya teringat.. apakah karena pakaian? (indonesia gitu loh… kan katanya pakaian cewe bisa membuat para pria negeri ini ga bisa mengendalikan diri). Nggak tuh. Nah loh? continue…




